Bagiandasar laut yang menyerupai jurang ngarai yang sangat dalam, biasanya berada dalam kedalaman 300 mil. Accommodation Unit / Floatel = Biasanya digunakan untuk menyelam atau seperti jackup (liat Jackup), dilengkapi dengan kabin, fasilitas makanan dan kantor yang mampu menampung hingga 800 personel konstruksi atau operator platform lepas pantai.
Kapalpenangkap ikan atau kapal nelayan adalah perahu atau kapal yang digunakan untuk menangkap ikan di laut, danau, atau sungai.Berbagai jenis kapal laut digunakan dalam penangkapan ikan komersial, olahraga, maupun rekreasi.. Berdasarkan FAO, pada tahun 2004 terdapat setidaknya empat juta kapal penangkap ikan komersial. Sekitar 1,3 juta merupakan kapal yang memiliki geladak.
4 Juru masak. Sesuai dengan namanya, maka tanggung jawab dari juru masak adalah menyediakan makanan dan juga persediaannya. Juru masak akan memasak makanan untuk semua crew pelaut yang ada di dalam kapal. 5. Juru mudi. Jenis pekerjaan pelaut yang selanjutnya adalah juru mudi.
Vay Tiá»n Nhanh. Bagian laut yang digunakan untuk pelabuhan kapal disebut?Share thisRelated posts Bagian laut yang digunakan untuk pelabuhan kapal disebut?Jawabannya TelukDimana teluk adalah tubuh perairan yang menjorok ke daratan dan dibatasi oleh daratan pada ketiga sisinya. Oleh karena letaknya yang strategis, teluk banyak dimanfaatkan sebagai pelabuhan kapal. Teluk adalah kebalikan dari tanjung, dan biasanya keduanya dapat ditemukan pada suatu garis pantai yang sama. Jangan lupa berdoa biar ilmunya berkah! Semoga jawaban dari pertanyaan diatas dapat membantu Anda. Terima kasih sudah berkunjung.
Jenis - Jenis Kapal dan Fungsinya Beserta Gambar - Seperti yang kita ketahui bahwa jumlah luas lautan di bumi ini lebih besar dibandingkan dengan luas wilayah daratannya. Dengan luasnya lautan tersebut, manusia dalam kehidupannya membutuhkan sebuah kapal untuk melakukan trading perdagangan dari suatu negara ke negara lain. Untuk itu dibutuhkan berbagai jenis kapal laut yang beroperasi di shipping memainkan peran besar dalam mengirimkan barang dari suatu tempat ke tempat lain. Dengan adanya perdagangan dan pengiriman barang dari suatu negara ke negara lain, hal ini dapat mengembangkan perekonomian dunia. Karena pada dasarnya setiap negara tidak dapat memenuhi kebutuhan pribadinya dalam menjalankan roda kehidupannya. Bentuk barang yang dikirimkan oleh sebuah kapal bisa berbentuk barang mentah, barang setengah jadi ataupun barang jadi. Dengan banyaknya jenis barang yang dikirimkan ini, akan mempengaruhi dengan jenis kapal yang digunakan dalam pengirimannya. Untuk mengenal lebih jauh jenis-jenis kapal berdasarkan muatannya dan fungsinya akan dijelaskan sebagai Jenis Kapal Laut Yang Digunakan Untuk Pengangkut Muatan1. General Cargo Vessel Kapal Barang UmumGeneral Cargo Vessel adalah Jenis Kapal Laut yang berfungsi untuk mengangkut barang-barang yang umum dengan berbagai jenis dan sudah dikemas baik dalam karung, crate, atau kemasan lainnya. Kapal General Cargo ini biasanya mempunyai crane untuk memudahkan proses bongkar muat barang dari palka ke Container Vessel Kapal KontainerKapal Kontainer merupakan jenis kapal laut yang paling umum diketahui oleh banyak orang dimana kapal ini berfungsi untuk mengangkut barang dengan sistem kontainer. Kontainer yang digunakan dapat berukuran 20 feet atau 40 feet. Penjelasan mengenai kontainer dapat dilihat pada Ukuran dan Jenis-jenis Oil Tanker Vessel Kapal Tanker MinyakKapal Tanker adalah jenis kapal laut yang berfungsi untuk membawa produk minyak baik minyak olahan atau cruide oil. Kapal Tanker ini memiliki ciri khas dengan banyaknya pipa-pipa yang terdapat di sepanjang dek kapal. Berdasarkan ukurannya, kapal tanker ini dapat dibagi menjadi beberapa tipe ukuran yang dapat anda lihat disini. Kapal Tanker ini dapat memuat minyak "Bersih" atau "Kotor". Dimana pada produk "bersih" atau clean product, tangki di dalam kapal ini dilapisi sebuah bahan khusus coating.4. Chemical Tanker Vessel Kapal Tanker Cairan KimiaChemical Tanker Vessel ini sama halnya dengan Oil Tanker yaitu jenis kapal laut yang mengangkut barang muatan cair. Chemical Tanker ini disebut juga sebagai Parcel Tanker. Dalam membawa kargo yang dibawanya, kapal chemical ini harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Muatan chemical yang dibawa oleh kapal tanker ini contohnya adalah ethane, propene oxide, methyl chloride, ammonia, dan cairan lain yang LNG Liquid Natural Gas Ship Kapal LNG adalah jenis kapal laut yang dilengkapi dengan sistem keamanan dalam mengangkut LNG. Ciri khas yang membedakan kapal LNG dengan kapal pengangkut lainnya adalah tangki heavy insulated dan temperature controlled yang di milikinya. Gas LNG yang diangkut dalam keadaan cair agar dapat memuat jumlah muatan yang lebih besar dibandingkan ketika dalam wujud gas. Pengangkutan LNG dalam wujud cair ini dilakukan dengan memberikan tekanan tinggi dan penurunan temperature yang bisa mencapai -162 Dry Bulk Carrier Ship Kapal Pengangkut Muatan CurahKapal Dry Bulk Carrier adalah jenis kapal laut untuk mengangkut muatan curah seperti bijih besi, batu bara, biji-bijian. Kebutuhan kapal curah saat ini sangat dibutuhkan sekali dimana kapal jenis ini mendominasi sebagai tipe kapal yang paling banyak dioperasikan di seluruh dunia, karena pada dasarnya produk mentah yang diangkut ini akan diolah ditempat lain yang membutuhkan. Ciri khas dari kapal Bulk Carrier ini adalah bukaan palka yang cukup besar dimana hal ini untuk memudahkan dalam proses bongkar muat dari muatan Reefer Cargo Ship Kapal Kargo BerpendinginKapal Reefer Cargo adalah jenis kapal laut yang hampir sama dengan jenis kapal Kontainer Vessel, namun disini barang muatan yang dibawa perlu suatu treatment pendinginan untuk menjaga kondisi barang yang dibawa tetap baik dari segi kualitasnya. Barang muatan yang biasa dibawa oleh reefer cargo ship ini adalah seperti buah-buahan, daging, sayuran dan beberapa barang lain yang membutuhkan udara Landing Craft Tank LCTKapal Landing Craft Tank LCT adalah Jenis kapal laut yang berfungsi untuk membawa barang dan kargo yang cukup berat dan memiliki keuntungan ketika berada di perairan yang dangkal. Kapal ini sangat efisien di perairan yang dangkal dikarenakan bentuk dan konstruksi dari kapal ini. Kapal ini juga memiliki ramp door yang memudahkan dalam proses menaik dan menurukan barang. Dengan dek yang cukup luas, maka LCT ini dapat menaikan sebuah kendaraan, alat berat, dan material kontruksi Barge Kapal TongkangKapal Tongkang adalah Jenis kapal laut yang biasanya mengangkut muatan curah dimana tidak mempunyai mesin penggerak sendiri, sehingga untuk dapat bergerak membutuhkan bantuan kapal tunda tugboat. Karakteristik dari kapal ini adalah berbentuk kotak dan lambung datar dan sering dijumpai di sungai-sungai juga. Saat ini sudah ditemui juga tongkang yang mempunyai mesin penggerak sendiri baik untuk mengangkut muatan curah seperti batu bara yang disebut Self Propelled Barge SPB dan untuk mengangkut minyak yang disebut Self Propelled Oil Barge SPOB.10. Livestock Vessel Kapal Pengangkut HewanKapal Livestock adalah Jenis kapal laut yang dirancang untuk mengangkut hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, kuda ataupun kerbau. Hewan ternak dibawa dan diangkut ke tiap-tiap dek yang ada di kapal dan diikat dengan baik. Dalam perancangan kapal livestock ini harus memperhatikan kenyamanan berupa stabilitas dan ventilasi yang baik karena dengan hal tersebut hewan yang diangkutnya tetap dalam kondisi baik dan hewan tidak menjadi stres yang berlebihan. Masih terdapat beberapa jenis kapal lainnya yang ada di dunia, untuk melihat jenis-jenis kapal lainnya dapat melihat di Jenis-jenis kapal dan fungsinya beserta gambar - bagian 2.
Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan, âPelabuhan adalah tempat yang terdiri atas daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan pengusahaan yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, naik turun penumpang, dan/atau bongkar muat barang, berupa terminal dan tempat berlabuh kapal yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar-moda transportasiâ. Adapun yang disebut sebagai daerah lingkungan kerja pelabuhan menurut UU No 17 Tahun 2008 terdiri atas âwilayah daratan yang digunakan untuk kegiatan fasilitas pokok dan fasilitas penunjang, dan wilayah perairan yang digunakan untuk kegiatan alur pelayaran, tempat labuh, tempat alih muat antar kapal, kolam pelabuhan untuk kebutuhan sandar dan olah gerak kapal, kegiatan pemanduan, tempat perbaikan kapal dan kegiatan lain sesuai dengan kebutuhanâ. Berikut adalah beberapa istilah dalam pelayaran yang berkaitan dengan kegiatan bongkar-muat yang menjadi fokus studi tesis ini - Angkutan laut khusus adalah kegiatan angkutan untuk melayani kepentingan usaha sendiri dalam menunjang usaha pokoknya. - Terminal adalah fasilitas pelabuhan yang terdiri atas kolam sandar dan tempat kapal bersandar atau tambat, tempat penumpukan, tempat menunggu dan naik turun penumpang, dan/atau tempat bongkar muat barang. - Kapal asing adalah kapal yang berbendera selain bendera Indonesia dan tidak dicatat dalam daftar kapal Indonesia. 18 - Alur pelayaran adalah perairan yang dari segi kedalaman, lebar, dan bebas hambatan pelayaran lainnya dianggap aman dan selamat untuk dilayari. - Agen umum, adalah perusahaan angkutan laut nasional atau perusahaan nasional yang khusus didirikan untuk melakukan usaha keagenan kapal, yang ditunjuk oleh perusahaan angkutan laut asing untuk mengurus kepentingan kapalnya selama berada di Indonesia. Sesuai dengan UU no 7 thn 2008 pasal 11 ayat 4 bahwa setiap perusahaan angkutan asing hanya dapat melakukan kegiatan angkutan laut ke dan dari pelabuhan Indonesia, yang terbuka bagi perdagangan luar negeri dan wajib menunjuk perusahaan nasional sebagai agen umum. - Otoritas pelabuhan port authority adalah lembaga pemerintah di pelabuhan sebagai otoritas yang melaksanakan fungsi pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan yang diusahakan secara komersial. - Pemanduan adalah kegiatan pandu dalam membantu, memberikan saran, dan informasi kepada nakhoda tentang keadaan perairan setempat yang penting agar navigasi pelayaran dapat dilaksanakan dengan selamat, tertib dan lancar demi keselamatan kapal dan lingkungan. - Perairan wajib pandu adalah wilayah perairan yang karena kondisi perairannya mewajibkan dilakukan pemanduan terhadap kapal yang melayarinya. Untuk kepentingan keselamatan dan keamanan berlayar, serta kelancaran berlalu lintas di perairan dan pelabuhan, pemerintah menetapkan perairan tertentu sebagai perairan wajib pandu. Setiap kapal yang berlayar di perairan wajib pandu harus menggunakan jasa pemanduan, dimana penyelenggaraan pemanduan dilakukan oleh otoritas pelabuhan atau unit penyelenggara pelabuhan. Untuk menunjang kegiatan tertentu di luar daerah lingkungan kerja dan daerah lingkungan kepentingan pelabuhan dapat dibangun terminal khusus untuk kepentingan sendiri, dengan ditetapkan sebagai bagian dari pelabuhan terdekat. Pada studi tesis ini, yang dimaksud dengan daerah lingkungan kerja adalah area kerja Administrasi Pelabuhan Gresik yang menaungi 9 pelabuhan yaitu pelabuhan PT. WINA Gresik, PT. Semen Gresik, PT. Petrokimia Gresik, Kawasan Industri 19 Maspion Manyar KIAS, PT. Smelting, PT. Pembangkitan Jawa Bali, Marina Dockyard, PT. Pertamina Hulu Energi â West Madura Offshore PHE WMO, dan pelabuhan rakyat. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan, dibangunnya terminal khusus untuk kepentingan sendiri tersebut didasari pertimbangan bahwa pelabuhan terdekat tidak dapat menampung kegiatan pokok tersebut, serta berdasarkan pertimbangan ekonomis dan teknis operasional akan lebih efektif dan efisien, serta lebih menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran apabila membangun dan mengoperasikan terminal khusus. Untuk membangun dan mengoperasikan terminal khusus wajib dipenuhi persyaratan teknis kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan pelayaran, dan kelestarian lingkungan dengan izin dari Menteri. Izin pengoperasian terminal khusus diberikan untuk jangka waktu maksimal 5 lima tahun dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan berdasarkan undang-undang yang berlaku. Proses Penyandaran dan Pengeluaran Kapal Prosedur penyandaran kapal serta aktivitas yang terjadi selama kapal sandar dan dilakukan proses pemuatan hingga kapal keluar atau berlayar diuraikan dalam urutan proses sebagai berikut 1. Arrival kedatangan kapal di batas luar alur pelayaran utama Surabaya Gresik, pada saat ini kapal memberikan informasi kepada port master bahwa kapal siap disandarkan untuk bongkar/muat kargo dan agen kapal akan memesan jasa pandu kepada Otoritas Pelabuhan Gresik. 2. Pilot on board POB waktu dimana pilot atau jasa pandu sudah berada diatas kapal dan bersama nakhoda siap menyandarkan kapal ke dermaga yang dituju dengan dibantu kapal tunda. 3. All fast waktu dimana kapal sudah sepenuhnya aman bersandar di dermaga dengan seluruh tali tambat sudah ditambatkan dengan aman. 4. Gangway down waktu dimana tangga kapal sudah diturunkan ke dermaga untuk proses dimana loading master, surveyor, port facility security officer, serta bea cukai bilamana ada akan naik ke kapal. 20 5. Surveyor on board SOB waktu dimana surveyor sudah di atas kapal untuk memulai pertemuan dengan captain dan chief officer kapal bersama dengan loading master untuk menentukan shipment loading sequence dan loading agreement. 6. Commissioned tank inspection waktu dimana surveyor bersama dengan loading master dan chief officer kapal mulai melakukan pemeriksaan palka kapal tempat kargo akan dimuat. 7. Completed tank inspection waktu dimana pemeriksaan kebersihan palka kapal telah selesai dilakukan. 8. Commissioned ullage waktu dimana surveyor bersama dengan loading master dan chief officer kapal mulai melakukan pengukuran kuantitas palka kapal dan tangki daratyang akan dilakukan pemuatan. 9. Completed ullage waktu dimana surveyor bersama dengan loading master dan chief officer kapal telah selesai melakukan pengukuran kuantitaspalka kapal dan tangki daratyang akan dilakukan pemuatan. on waktu dimana selang pemuatan dari sisi darattelah dipasang ke manifold kapal. sample waktu dimana sample manifold telah dikirim ke laboratorium untuk dilakukan analisa apakah kargo yang akan dimuat telah memenuhi spesifikasi produk. result waktu dimana hasil analisis telah didapatkan dan kargo layak dimuat ke kapal. loading waktu dimana proses pemuatan dimulai dan kargo sudah sampai ke palka kapal. loading waktu dimana proses pemuatan telah selesai dilakukan dan kargo sudah diukur baik di tangki darat maupun di palka kapal telah memenuhi kuantitas maupun kualitasdari instruksi pengapalan yang telah ditetapkan. disconnected waktu dimana selang telah dilepaskan dari manifold kapal. 21 cleared waktu dimana dokumen pemuatan atau bill of loading B/L telah selesai dibuat dan ditandatangani oleh loading master dan chief officer kapal. off/sailed off waktu dimana kapal lepas dari dermaga dengan bantuan jasa pandu pilot dengan dibantu kapal tunda tug boat. Prosedur penyandaran kapal serta aktivitas yang terjadi selama kapal sandar, dilakukannya proses pemuatan, hingga kapal keluar atau berlayar diilustrasikan pada Gambar sebagai berikut Gambar Prosedur penyandaran kapal, aktivitas pemuatan, hingga kapal berlayar kembali. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam Waktu Pelayanan Kapal Pelayanan kapal bergantung pada faktor internal dan eksternal dari sistem pelabuhan, dimana keseluruhan waktu kapal mulai kedatangan hingga berlayar kembali merupakan waktu total dari masing-masing komponen dalam aktivitas terkait pemuatan. Faktor-faktor eksternal yang berperan dalam aktivitas pemuatan kapal dimulai dari kedatangan kapal, diikuti oleh proses penyandaran kapal yang membutuhkan jasa pandu dan tunda yang diselenggarakan oleh Administrasi Pelabuhan di wilayah kerja yang bersangkutan. Setelah kapal bersandar di
bagian laut yang digunakan untuk pelabuhan kapal disebut